2012-01-17

jalur sepeda di Kota Jogja

Mulai beberapa tahun lalu, beberapa ruas jalan di Kota Jogja diberi garis penanda jalur sepeda.  Maksudnya sebenarnya baik: ingin memberikan fasilitas bagi pengguna sepeda.  Namun menurut saya ini adalah salah kaprah.


Mengapa demikian?  Karena seharusnya jalur sepeda khusus itu tidak mengambil badan jalan yang sudah ada, melainkan dibuatkan jalur khusus di luar badan jalan.  Ruas jalan di Kota Jogja tidak banyak yang lebar.  Setelah diisi oleh mobil dan banyak sepeda motor, sedikit sekali bagian jalan yang tersisa.  Belum lagi lahan parkir yang sangat kurang, sehingga banyak kendaraan terpaksa parkir di badan jalan.  Lalu seakan dipaksakan sepeda mendapat bagian khusus di jalan, sehingga kendaraan lain terutama mobil harus mengalah sekalah-kalahnya (bus umum tidak akan mengalah, terlebih lagi raja jalanan sepeda motor yang tidak berbudaya).


Memang menambah jalur khusus sepeda di luar badan jalan adalah mustahil di Kota Jogja ini karena sudah padatnya bangunan dan pemukiman di pinggir jalan.  Jangankan menambah jalur sepeda, trotoar yang seharusnya murni hak pejalan kaki sudah penuh digunakan warung liar.  Pejalan kaki terpaksa berjalan di badan jalan, menambah lagi kepadatan dan bahaya.


Lalu bagaimana seharusnya?  Menurut saya, perlu kerjasama, ketegasan, kerelaan, dan disiplin diri dari banyak pihak:

  1. Hapus garis penanda jalur sepeda.  Garis ini membingungkan dan sering membuat lalu lintas bergerak lambat karena ragu-ragu melewati jalur sepeda, biarpun sedang tidak ada sepeda.
  2. Perbaiki badan jalan, terutama di pinggir jalan yang sering kali tidak rata karena lubang pembuangan air dan sebagainya.  Perbaiki dengan baik agar tidak terjadi kerusakan berulang (pemborosan dan peluang korupsi sangat jelas).
  3. Setelah jalan nyaman dilalui, sepeda bisa menggunakan tepi kiri.  Usahakan tidak sampai ke tengah bila tidak perlu, apalagi berjejer dua, tiga, atau bahkan empat.  Sepeda itu jelas lebih lambat daripada sepeda motor atau mobil, seharusnya tidak dengan sengaja memenuhi jalan dan akhirnya menyebabkan kemacetan lalu lintas.
  4. Sepeda motor berlakulah yang sopan.  Gunakan sisi kiri sebisa mungkin, tahan emosi untuk mendahului.  Kalian menggunakan jalan umum, bukan trek balap.  Ketergesaan kalian yang mengambil jalur orang lain dengan paksa menyebabkan kemacetan; kalian bisa lebih cepat beberapa detik tiba di tujuan tetapi orang lain bisa telat bermenit-menit.
  5. Setelah semua menahan diri dari ketergesaan yang tidak perlu, selanjutnya saling mengalah sesuai prioritas.  Mobil mengalah terhadap motor, motor terhadap sepeda, sepeda terhadap pejalan kaki.  Bila memang giliran kendaraan lain memakai jalan, mengalahlah.  Toh giliran kalian akan tiba dalam beberapa detik.  Yang berbelok menunggu yang lurus, tetapi bila yang lurus macet berilah kesempatan untuk yang berbelok.  Toh maju 4 meter lalu akan berhenti lama, mengapa harus mempersulit yang berbelok?
  6. Pemerintah Kota harus tegas membersihkan trotoar dari pemakaian yang tidak semestinya.  Bila seluruh lebar trotoar dipakai untuk warung, apakah si warung membayar pajak?  Saya rasa tidak.  Sudah menyusahkan pejalan kaki, tidak taat pajak, mengambil milik umum untuk kepentingan pribadi, marah pula bila ditegur.
  7. Pendidikan lalu lintas harus ditekankan sejak Sekolah Dasar sampai paling tidak Sekolah Menengah Umum.  Banyak pelajar SMU atau setingkat sekarang ini yang menggunakan sepeda motor dan merasa setiap kendaraan di depannya harus disalip.  Saya pernah melaju di dalam kota sampai sekitar 60 km/jam karena jalanan kosong dan ada sepeda motor yang berusaha menyalip.  Saya sering akan berbelok dan badan kendaraan sudah hampir 100% memenuhi jalan, tetapi ada sepeda motor yang berusaha memotong di depan saya karena "mengerem adalah haram hukumnya" dan "menurunkan kaki adalah dosa tak terampuni".
  8. Persulit proses mendapatkan Surat Izin Mengemudi, tetapi jangan menggunakan metode yang tidak masuk akal.  Misalnya, untuk mendapatkan SIM C (sepeda motor), syaratnya yang bebas KKN adalah lulus tes praktek yang tidak masuk akal.  Apakah jalanan umum itu selebar 1 meter dan berkelok?  Apakah menurunkan kaki karena laju motor terlalu lambat adalah kesalahan?  Bila belokan tajam, kecepatan sangat rendah, dan akhirnya terpaksa berhenti agar tidak jatuh, apakah itu salah?  Yang diuji seharusnya tentang prioritas pemakai jalan, menjaga batas kecepatan, safety riding (!), dan sebagainya yang praktis diperlukan sehari-hari.
Saya percaya, perilaku berkendaraan mencerminkan budaya suatu bangsa.  Yang terjadi sekarang ini, saya merasa budaya bangsa Indonesia adalah buruk.  Hal ini tidak akan bisa memajukan bangsa (lihat saja India, lalu lintas kota di sana lebih buruk daripada Jakarta).  Saya cinta Indonesia, karena itu saya ingin bangsa ini bisa maju dan berkembang.  Salah satu caranya dimulai dari menularkan kebiasaan baik dalam berkendaraan.  Siapa yang mau ikut saya?

2011-10-30

Cisco VPN Client untuk BCA Online Banking KlikBCA

Dua hari lalu saya mencoba meng-install Cisco VPN Client dari CD dalam paket KlikBCA Bisnis untuk urusan online banking.  Tapi saya mengalami masalah dalam instalasi ini.  Berikut penyebab masalah dan solusi yang akhirnya saya gunakan.

Isi folder VPN_Client dari CD saya copy ke harddisk.  Ketika pertama kali file setup.msi di-double click, window setup normal terbuka dan tahapan instalasi bisa dipilih (next, dan sebagainya).  Sampai pada tahap terakhir, sisa 2 detik, proses setup berhenti cukup lama.  Saya memutuskan untuk meng-klik cancel dan proses instalasi berhenti.  Di sini masalah mulai muncul.

Ketika file setup.msi di-double click kembali, tidak ada window setup yang terbuka.  Beberapa kegiatan nampak dilakukan dengan sangat cepat, lalu keluar pesan error bahwa tidak ditemukan file installservice.exe.  Proses instalasi gagal dan tidak ada tambahan folder maupun daftar di Add/Remove Software (Control Panel).

Setelah mencari sana sini dengan google, solusi untuk masalah ini adalah dengan menggunakan command prompt (start > run... > cmd).  Pergi ke folder tempat file setup.msi berada, lalu ketik:
msiexec /i setup.msi /qb
Option /qb adalah untuk meminta window setup basic GUI dijalankan, bukan silent yang sepertinya entah kenapa dipilih setelah gagal install yang pertama.

Setelah itu proses instalasi berjalan dengan baik dan Cisco VPN Client untuk KlikBCA berhasil di-install.

2011-09-19

ayo berhemat


Ada apa dengan foto di atas?  Itu adalah sepasang sumpit milik saya yang dibeli beberapa tahun lalu.  Memang jarang dipakai, sehingga terlihat masih seperti baru.

Semalam saya melihat lagi sepasang sumpit itu tersimpan dengan rapih ketika saya mencari sesuatu untuk digunakan makan bihun rebus di rumah.  Saya lalu terpikir lagi ajakan banyak pihak akhir-akhir ini untuk menghemat segala sesuatu, memakai kembali, dan mendaur ulang (Reduce, Reuse, Recycle).

Saya rasa tidak ada salahnya membawa alat makan sendiri ke mana-mana.  Alat makan yang dibawa sendiri, tentunya yang selesai dipakai bukan dibuang, akan menghemat sumber daya beberapa pihak.  Antara lain:
- menghemat biaya yang dikeluarkan tempat makan untuk membeli alat makan sekali pakai
- mengurangi air untuk mencuci alat makan yang tidak sekali pakai
- mengurangi waktu yang digunakan pencuci piring untuk mencuci
- menghemat sumber daya alam untuk membuat alat makan sekali pakai
- mengurangi polusi plastik

Selain itu, kebersihan alat makan menjadi tanggung jawab si pemakai.  Jadi kita lebih yakin akan kebersihan alat makan yang kita pakai.

Menurut saya tidak ada ruginya.  Jadi, ayo berhemat dengan menggunakan alat makan sendiri yang di bawa ke mana-mana.

2011-09-03

ayo menjadi pendonor darah

Bila kita memiliki tubuh yang (secara umum) sehat, berusahalah untuk menjadi pendonor darah.  Setiap kali bertanya kepada petugas yang melayani donor darah, selalu dikatakan bahwa Palang Merah Indonesia (PMI) kekurangan stok darah.  Memang benar, dalam keadaan darurat darah yang dibutuhkan biasanya didapat dari pendonor yang harus diajak sendiri oleh kerabat yang membutuhkan transfusi.  Itupun perlu ditebus per kantongnya untuk biaya tes kelayakan dan sebagainya dengan harga yang tidak sedikit.

Menurut saya, tidak ada salahnya menjadi pendonor darah, selama dalam keadaan sehat.  Yang pasti, mendonorkan darah itu suatu perbuatan yang memberi karma positif karena darah kita mungkin bisa menyelamatkan nyawa orang lain.  Oleh sebab itu, mari berusaha mendonorkan darah dua setengah bulan sekali (jarak waktu yang disarankan PMI).

2011-03-11

menyeberang jalan

Suatu kali saya melihat sepasang muda-mudi bersiap menyeberang jalan. Mereka berdiri di tepi jalan dengan posisi si perempuan di depan si laki-laki kalau dilihat dari arah lalu lintas berjalan ke arah mereka. Lalu, si laki-laki menarik si perempuan sehingga mereka bertukar tempat: si laki-laki yang menghadang arus kendaraan.

Keesokan hari, saya teringat momen ini dan pikiran saya melantur. Memang gambaran ideal seorang lelaki pada saat menyeberang jalan bersama seorang perempuan, apalagi pasangannya, adalah berada di sisi yang menghadang arus kendaraan. Tetapi mengapa si lelaki kemarin menarik si perempuan, bukan si lelaki yang berpindah tempat? Apakah karena dia malas melangkah? Atau karena secara tidak sadar dia mau menunjukkan kalau pada dasarnya seorang lelakilah yang mengatur perempuan pasangannya, walaupun sekaligus bersikap ideal? Atau karena ada sebab lain di alam bawah sadarnya?

Tidak salah, tetapi jadi menarik dipikirkan... :-)

2010-11-06

bencana merapi 2010

Sekarang ini Jogja sedang dilanda bencana karena meletusnya Gunung Merapi. Di lereng Merapi, bencana berupa awan panas, lahar dingin, hujan lumpur, hujan abu, dan berbagai efek berat dari meletusnya gunung api. Di Kota Jogja, bencana berupa hujan abu yang mengganggu pernafasan dan pandangan.

Ada dua hal yang ingin saya catat di sini.

Yang pertama, anda mungkin pernah melihat tulisan pada kaos yang kira-kira bunyinya, "I'm with the bomb squad. If you see me running, try to keep up." Terjemahannya kira-kira, "Saya anggota penjinak bom. Kalau melihat saya lari, usahakan mengikuti saya." Sepintas tulisan ini lucu, karena kelihatannya tujuannya memang melucu. Tetapi melihat tayangan di salah satu stasiun televisi beberapa hari ini, tulisan itu menjadi nyata dan tidak lucu lagi. Yang berlari bukan anggota penjinak bom melainkan tim SAR dan relawan yang sedang melakukan evakuasi di lereng Merapi. Mereka berlari setelah Merapi tiba-tiba mengeluarkan awan panas ke arah mereka. Tentu saja wartawan peliput harus ikut berlari bersama mereka. Coba bayangkan anda yang berada di posisi mereka. Sangat menegangkan...

Yang kedua, saya heran ada orang yang tega mengarang tulisan yang disebarkan lewat SMS, BBM, atau fasilitas lainnya yang mengatakan bahwa Merapi akan meletus dahsyat pada jam sekian, mengeluarkan gas beracun, radius aman dari puncak Merapi ditambah, dan sebagainya. Dalam keadaan bencana, buat apa menambah kepanikan orang banyak yang dilanda bencana? Sungguh orang yang tidak punya hati. Daripada "meramal", lebih baik diam saja. Lebih baik lagi bila bisa membantu secara nyata, entah menyumbang materi atau tenaga.

Semoga bencana Merapi ini bisa segera berlalu.

2010-10-29

cara menghilangkan ketombe

Pada tulisan kali ini, saya akan membahas tentang cara menghilangkan ketombe versi saya. Sebenarnya ketombe tidak bisa dihilangkan sama sekali, menurut saya. Yang bisa adalah diminimalisir sehingga tidak sampai terlihat di pakaian warna gelap bila kita menggaruk kepala misalnya. Bagaimanapun ketombe akan tetap ada karena itu adalah keluaran dari kulit kepala, flora fauna yang hidup di kulit kepala dan rambut, dan sebagainya. Sekali lagi, itu menurut saya yang bukan dokter atau punya pengetahuan kedokteran atau biologi spesifik.

Jadi, begini langkah-langkahnya:
  1. Jangan stres. Stres bisa menyebabkan ketombe dan banyak gangguan lainnya.
  2. Pilih satu saja sampo anti-ketombe. Jangan ganti-ganti sampo. Saya memilih yang wanginya pas.
  3. Keramas setiap kali mandi. Ambil sampo secukupnya, jangan terlalu banyak. Gosok di telapak tangan lalu keramas sebentar saja, kurang dari satu menit cukup 10 detik. Bilas dengan air sampai tidak ada sisa sampo.
Catatan: rambut saya pendek sekali, jadi saya tidak bisa memastikan langkah-langkah di atas bisa bekerja untuk rambut panjang. Biasa setelah saya cukur, panjang rambut saya kira-kira 1,5 cm saja.

Selamat mencoba. Kalau ada komentar, silakan :-)

2009-09-04

naik garuda


Beberapa waktu lalu saya naik pesawat Garuda ke Jakarta. Sudah agak lama saya tidak naik Garuda, digantikan oleh Air Asia yang harga tiketnya jauh lebih rendah. Memang pepatah "ada harga ada rupa" itu benar dan untuk urusan layanan di dalam pesawat terbang ini khususnya sangat berlaku. Garuda Indonesia sebagai maskapai yang dianggap "premium" di Indonesia sekarang ini perlu membedakan diri dari maskapai lainnya, karena harga tiketnya yang memang termasuk "premium" juga.

Sebagai salah satu perbedaan saja, di pesawat Air Asia tidak ada pembedaan kelas, sedangkan di Garuda ada kelas bisnis dan kelas ekonomi.

Entah karena saya sudah lama tidak naik Garuda atau karena perbandingan terdekat adalah dengan pengalaman naik Air Asia, saya merasa pelayanan Garuda meningkat dan bisa saya nikmati. Jangan salah, saya tidak berkata bahwa pelayanan Air Asia buruk. Saya sangat mengerti bahwa apa yang dibayarkan untuk tiket Air Asia sepadan dengan pelayanan yang diberikan. Kalau untuk perjalanan yang tidak perlu dinikmati, Air Asia adalah pilihan terbaik karena efisiensinya dan harganya.

Akhir kata, saya ingin berkomentar bahwa sebagai manusia yang katanya makhluk sosial, tidak ada salahnya memberikan nilai lebih (value added) dalam segala sesuatu yang kita kerjakan. Kalau itu bisa membahagiakan orang lain, kenapa tidak. Asal tentu saja tidak kebablasan (kelewatan) yang akhirnya merugikan diri sendiri atau bahkan orang lain. Bersikaplah positif, seperti yang adik saya tuliskan dalam statusnya hari ini: think beautifully.

2009-02-17

perkenalkan: Ramen

Tidak berapa lama sejak tulisan terakhir saya tanggal 9 Agustus 2008, saya kehilangan kura-kura saya (Heine) ketika dia dijemur di pagi hari. Ternyata Heine sudah bisa melarikan diri dari wadah tempat dia dijemur karena kaki depannya sudah mencapai mulut wadah bila dia berdiri dengan kaki belakangnya. Sudah dicari berhari-hari, namun tetap saja tidak ketemu. Untuk langsung membeli penggantinya, saya jadi ragu-ragu karena masih merasa sedih dan kehilangan.

Saya merasa kecewa juga karena saya sudah merencanakan mengganti akuarium dengan yang lebih besar. Akuarium yang lebih besar itu memang bekas, tapi kondisinya masih cukup bagus.

Akhirnya pada tanggal 20 November 2008, saya mempunyai keinginan yang cukup kuat lagi untuk membeli kura-kura baru. Kura-kura baru saya beli di Pasar Ngasem seharga Rp 7500. Ukurannya memang kecil, hanya sekitar 2.5cm, lebih kecil dari Heine dulu. Dia diberi nama Ramen. Sebelum saya membeli Ramen, sudah beberapa hari saya siapkan akuarium barunya. Maksudnya agar air dan filter terkondisi dengan baik karena filter yang digunakan adalah baru dengan kemampuan pompa yang lebih besar.

Sayangnya, ternyata Ramen bermasalah. Ciri-ciri yang saya amati adalah mata bengkak, tidak aktif, lebih banyak tidur di bawah lampu pemanasnya, mengapung kalau berenang (kesulitan menenggelamkan diri), dan tidak mau makan. Semua itu adalah ciri-ciri infeksi pernafasan.


Awalnya saya berharap Ramen tidak menderita infeksi pernafasan karena cukup sulit disembuhkan. Pikir saya, Ramen tidak mau makan karena tidak bisa melihat. Karena itu, matanya saya oleskan minyak ikan kod yang saya beli dalam bentuk kapsul dari apotek. Minyak tersebut dioleskan dengan menggunakan cotton bud. Setelah beberapa hari, bengkaknya tidak mereda. Di bagian dalam selaput sebelah bawah terdapat sesuatu yang berwarna putih. Setelah mencari informasi di internet, saya berkesimpulan untuk mencoba mengeluarkan sesuatu yang berwarna putih itu. Pengeluarannya dilakukan dengan cotton bud. Saya memberanikan diri melakukannya karena saya pikir kura-kura ini murah dan lebih baik melakukan sesuatu daripada tidak sama sekali.

Ramen masih belum mau makan sama sekali setelah itu. Keadaannya semakin lemah dan lebih banyak lagi berjemur. Setelah berdiskusi sedikit di forum, akhirnya mau tidak mau saya simpulkan bahwa Ramen terkena infeksi pernafasan. Tidak ada obat yang bisa dibeli untuk menyembuhkan penyakit ini selain dari yang bisa diberikan oleh dokter hewan. Saya tidak mempunyai referensi dokter hewan yang mengerti reptil, jadi saya mencatat semua dokter hewan yang tercatat di Yellowpages Yogyakarta. Saya mencoba menelepon satu per satu urut abjad dari daftar yang saya tulis. Tidak tersambung semua sampai saya menelepon drh. Surono. Setelah pembicaraan singkat, beliau tidak berpengalaman dengan reptil, tapi berkesimpulan pengobatannya bisa dikira-kira mengikuti pengalamannya dengan ayam. Unggas ada setingkat di atas reptil, jadi cara pengobatannya mirip, begitu menurut beliau.

Singkat cerita, Ramen diberi Enrofloxacin, nama generik untuk Baytril yang sering direkomendasi di forum-forum Amerika Serikat, dengan dosis perkiraan yang dihitung berdasarkan berat badan mencontoh dari dosis untuk ayam. Obatnya berupa cairan, jadi perlu diteteskan ke dalam mulut Ramen, sehari tiga kali. Membuka mulut kura-kura kecil bukan pekerjaan mudah, perlu sedikit pemaksaan dengan tusuk gigi dan ditekan dengan jari. Kura-kura seharga Rp 7500 diobati seharga Rp 20 000. Tapi setelah melihat Ramen berangsur pulih, kepuasannya tinggi sekali.


Akhirnya Ramen mau makan. Makanan pertama yang dikonsumsinya setelah dia tinggal di rumah saya adalah cacing, yang bisa dibeli di toko-toko ikan, yang juga merupakan makanannya sebelum saya beli. Selama empat minggu lamanya Ramen tidak makan apa-apa. Saya cukup takjub kura-kura sekecil itu bisa tahan tidak makan selama itu, dalam keadaan sakit pula. Energi memang dibutuhkan untuk penyembuhan. Saya tidak suka Ramen makan cacing, karena tidak sehat dan tidak bergizi seimbang. Tapi Ramen perlu makan sesuatu agar kesehatannya bisa segera pulih.

Hanya sekitar tiga kali saja Ramen makan cacing. Setelah itu, saya akhirnya mencoba mencelupkan pelletnya ke dalam air rendaman ikan tuna kalengan supaya pellet tersebut lebih beraroma seperti makanan bagi Ramen. Usaha ini cukup berhasil. Sekarang Ramen sudah kira-kira tiga bulan saya pelihara. Dia bertambah besar dan menjadi lincah. Sungguh jauh berbeda dibanding dengan keadaannya waktu baru sampai di rumah saya.

Karena iseng, saya membeli 8 ekor ikan guppy dan udang lobster. Udang lobster langsung hilang karena memanjat pipa filter di malam hari dan berhasil melarikan diri entah ke mana. Ramen memakan tiga ekor guppy, yang membuat saya cukup terkesan karena guppy bisa berenang dengan cepat. Sampai sekarang tersisa lima ekor guppy ditambah empat ekor ikan mas. Hampir semua ikan itu ekornya pernah digigit Ramen.


Kenapa saya memelihara ikan di akuarium Ramen? Saya juga pernah memelihara Anacharis (tanaman air) di akuarium tersebut. Pikir saya, ekosistem akan menjadi lebih sehat bila kotoran hewan bisa menjadi pupuk bagi tanaman dan tanaman memberi oksigen lebih untuk hewan. Ternyata Anacharis tumbuh cukup cepat dan Ramen atau ikan suka menggugurkan daun-daunnya. Hasilnya filter cepat kotor dan juga air cepat kotor. Pada akhirnya saya membuang semua Anacharis dan air bisa menjadi lebih bersih dan enak dipandang.

2008-08-09

kura-kura piaraan, makanan

Jadi Anda akhirnya memilih kura-kura yang menurut hati Anda paling cocok dengan Anda. Tentunya dia perlu diberi makanan agar bisa menemani Anda sampai beberapa puluh tahun ke depan. Kura-kura binatang yang cukup mudah untuk dipelihara dan panjang umur, jadi Anda harus siap memeliharanya untuk waktu yang lama.

Bahasan kali ini sepengetahuan saya adalah untuk kura-kura hijau dengan tanda merah di samping kepalanya (red ear slider). Mungkin semua jenis kura-kura makanannya mirip, dengan pengecualian kura-kura darat. Jadi pastikan dulu dengan membaca buku atau mencari di internet.

Kura-kura adalah omnivora (pemakan segala) yang cenderung herbivora (pemakan tumbuhan). Selama tahun pertama, lebih cocok diberi makan pellet untuk reptil yang biasa bisa dibeli di toko ikan hias. Harga tergantung budget Anda. Bila kura-kura yang dibeli berukuran kecil, kira-kira 3 cm, boleh dihitung sebagai tahun 0 (baru lahir).

Kura-kura kadang bersifat rakus, dia akan makan meskipun tidak lapar. Jadi, kita sebagai pemilik yang harus menakar makanannya. Kelebihan makan akan mengakibatkan penyakit seperti gangguan pencernaan, pertumbuhan cangkang yang terlalu cepat, kegemukan, dan sebagainya. Takaran yang tepat untuk pellet adalah volume yang kira-kira sebesar kepalanya (tidak termasuk leher) per hari.

Awas, kura-kura sehat akan berenang ke arah Anda dengan bersemangat seperti hendak meminta makan. Jangan mudah tergoda untuk memberi makan bila jatah hariannya sudah terpenuhi. Jangan terpengaruh rayuan kura-kura! :-D

Kelebihan makan akan mengakibatkan penyakit seperti yang ditulis di atas. Sedangkan kekurangan makan akan memperlambat pertumbuhannya. Kalau tidak salah, idealnya pada ulang tahun pertama panjang cangkang lurus kira-kira 10 cm.

Setelah tahun pertama, makanan utamanya perlu diganti menjadi sayuran. Yang paling cocok katanya adalah lettuce (terjemahannya daun selada bukan ya?) Tapi ada baiknya juga diberi pellet sekitar seminggu sekali untuk keseimbangan gizinya. Katanya sayuran perlu diperkenalkan sedini mungkin. Tapi bila sayuran tidak mau dimakan, akibatnya akuarium cepat menjadi kotor. Untuk Heine (kura-kura saya), saya pikir akan saya beri pellet saja setiap hari selama tahun pertamanya. Setelah ulang tahun pertama baru saya beri sayuran, semoga dia suka.

Buah-buahan boleh diberikan kalau kura-kura Anda suka, tetapi jarang-jarang sekali, misalnya sekali sebulan. Ikan hidup (feeder) bisa juga diberikan, tapi juga jarang-jarang sekali. Kandungan lemak yang tinggi pada feeder kurang baik untuk kesehatannya.

Bagaimana bila Anda tidak sempat memberi makan? Kura-kura masih bisa bertahan beberapa hari tanpa makan, jadi 1-2 hari seharusnya tidak mengapa.

Untuk informasi lebih lengkap, silakan baca sendiri di sini. Penerapan saya pada Heine saya ambil dari website tersebut.

2008-08-08

kura-kura piaraan, tempat tinggal

Jadi ceritanya sudah kira-kira dua bulan saya memelihara kura-kura hijau yang di kedua sisi kepalanya ada tanda merah (bahasa Inggrisnya red ear slider). Saya senang karena dari dulu saya suka dengan kura-kura. Tentunya sebagai peliharaan, bukan untuk dimakan. Saya tidak akan pernah secara sadar makan kura-kura/penyu/bulus dan sejenisnya.

Sebelumnya, saya menyatakan bahwa segala sesuatu yang saya ketahui tentang memelihara kura-kura belakangan ini saya dapatkan dari
sini. Ternyata pemahaman saya dari kecil itu salah. Kura-kura memang bisa hidup, tapi pertumbuhan dan kualitasnya jadi tidak optimal. Tulisan-tulisan saya tentang kura-kura adalah tentang bagaimana saya memelihara si kura-kura, yang saya beri nama Heine, selama ini. Jadi tentunya bukan yang paling ideal menurut ilmu perkura-kuraan.

Bahasan kali ini adalah tentang tempat tinggal. Sebelum mulai memelihara, yang pertama harus disiapkan adalah tempat tinggalnya.

Pada website di atas, tempat tinggal yang dianjurkan adalah yang paling ideal. Untuk ukuran Indonesia, sepertinya terlalu mahal untuk dicapai. Idealnya, per centimeter panjang cangkang kura-kura (panjang ini adalah panjang lurus dilihat dari atas, bukan panjang melengkung) membutuhkan 15 liter air. Cara mengukur panjang cangkang adalah dengan penggaris, jadi tidak bisa melengkung, lalu diukur panjang cangkang dilihat dari atas, tidak dengan menempelkan penggaris ke cangkang, jadi dengan mata saja. Dengan demikian, didapat panjang cangkang lurus.

Karena kebutuhan air yang banyak itu, idealnya kura-kura dipelihara dalam kolam atau akuarium. Tapi biaya yang dibutuhkan akan sangat mahal. Jadi untuk pemula seperti saya, saya hanya menggunakan akuarium kecil ukuran 40 cm x 20 cm x 20 cm. Waktu beli dihargai Rp 40.000,- Masih cukup untuk Heine yang panjang cangkangnya baru kira-kira 4.5 cm. Air perlu banyak karena habitat asli kura-kura adalah di kolam, jadi mereka bisa berenang sepuasnya tanpa takut tenggelam karena terbalik dan tidak bisa membalikkan diri lagi.

Karena air yang menggenang lama-lama bisa menjadi kotor, maka diperlukan filter akuarium. Habitat asli mempunyai air yang mengalir, jadi selalu bersih atau keseimbangannya terjaga. Untuk filter akuarium saya, saya gunakan yang kecil saja. Waktu saya beli seharga Rp 30.000,- Idealnya, pompa filter yang digunakan bisa memutar air sebanyak 3 kali dalam 1 jam. Di dalam filter saya terdapat batuan kecil (kerikil halus), kapas filter (bawaan filter), dan arang (saya tidak membeli karbon akuarium). Itu urutan dari atas ke bawah. Sejauh ini filter itu sudah cukup baik membersihkan air akuarium.

Idealnya, air di akuarium bersuhu kira-kira 27-28 derajat Celsius. Jadi perlu pengatur temperatur air dan thermometer. Tapi air di Indonesia suhunya sudah kira-kira segitu, jadi saya rasa ini bisa dilewatkan.

Lalu, diperlukan juga semacam landasan bagi kura-kura untuk mengeringkan diri atau beristirahat di luar air. Kura-kura bernafas dengan paru-paru. Karena itu mereka bisa tenggelam di air. Jadi mereka perlu sewaktu-waktu mengeluarkan kepala dari air untuk mengambil nafas sebelum berenang lagi. Idealnya, di atas landasan itu diberi lampu pemanas yang memancarkan sinar UVA dan UVB. Saya rasa bagi daerah Indonesia yang tropis, sinar matahari pagi sudah cukup. Lagipula suhu ruangan pada umumnya kira-kira 25-33 derajat Celsius. Jadi, saya hanya menyediakan landasan berupa batuan datar tanpa lampu pemanas. Bila pagi hari cerah, saya mengeluarkan Heine agar terkena sinar matahari langsung selama kira-kira 30 - 60 menit. Seperti pada manusia, sinar matahari diperlukan untuk pertumbuhan tulang dan cangkang yang baik pada kura-kura. Selain itu kura-kura juga senang menghangatkan badan, karena kura-kura berdarah dingin, jadi mereka perlu sumber panas dari luar tubuh mereka untuk menghangatkan badan.

Pada dasarnya, itu saja yang diperlukan untuk tempat tinggal kura-kura. Pembuat gelembung udara adalah bonus sebagai mainan kura-kura. Ini tidak diperlukan seperti pada memelihara ikan. Mainan lain adalah gua-guaan di bawah air. Untuk ini, saya menggunakan pipa PVC bagian siku, jadi pipa berbentuk huruf L. Tentunya dengan diameter yang cukup besar untuk bisa dimasuki si Heine sampai dia agak besar nanti. Bila ingin memelihara ganggang air, juga dipersilakan. Tapi nanti kura-kura mungkin memakan ganggang itu sampai habis.

Penggunaan kerikil kecil sebagai hiasan sangat tidak disarankan. Takutnya kerikil tertelan dan akhirnya mengakibatkan kematian. Penggunaan pasir diperbolehkan, tapi saya rasa akan sangat menyulitkan pembersihan.

Penempatan akuarium di dalam rumah adalah terserah Anda. Yang penting tidak kena sinar matahari langsung yang bisa membuat air menjadi terlalu panas. Juga sebaiknya akuarium menjadi gelap pada malam hari, agar kura-kura dapat tidur dengan lebih tenang. Kolam di luar rumah perlu aman dari predator pastinya, misalnya kucing atau tikus atau apa saja yang bisa mengganggap kura-kura sebagai santapan. Selain itu, tempat berteduh perlu disiapkan untuk kolam di luar rumah.

Demikian pembahasan tentang tempat tinggal kura-kura.

2008-06-30

Windows XP kehilangan akses internet tiba-tiba?

Apakah anda pernah mengalami kehilangan akses internet pada komputer yang menjalankan Windows XP? Mungkin setelah menghapus program firewall, antivirus, dan sebagainya yang berkaitan dengan jaringan/networking. Atau setelah terkena virus yang merusak fungsi jaringan.

Bila anda sudah yakin bahwa semuanya sudah beres dan bersih tapi internet masih tidak bisa diakses, bisa dicoba langkah-langkah di bawah. Ciri lain dari tidak bisanya mengakses internet adalah ketika melakukan ping lewat command prompt, yang keluar seperti ini:
C:\>ping 127.0.0.1

Pinging òÿ with 32 bytes of data:

Perhatikan simbol (yang tidak salah itu, tapi bentuknya seperti itu) mirip oy itu.

Kemungkinan besar ada masalah pada bagian winsock. Jadi yang kita lakukan di command prompt adalah:
netsh winsock reset

Setelah itu, restart komputer. Semoga internet bisa diakses kembali dan ping akan mengeluarkan alamat IP yang benar (bukan oy).

Tidak ada salahnya juga menjalankan perintah berikut:
netsh interface ip reset resetlog.txt

Semoga membantu.

2008-04-11

operasi

Hari ini saya dioperasi untuk mengangkat uci-uci di atas pantat, di bawah pinggang sebelah kanan. Apa itu uci-uci? Uci-uci adalah semacam kista atau tumor jinak. Tumbuhnya di bawah kulit. Tidak membahayakan tapi kadang bisa mengganggu. Pada kasus saya, pertumbuhan itu sudah menekan tulang panggul. Jadi kalau saya tidur telentang di atas lantai, tulang panggul saya tertekan. Semakin hari semakin tidak nyaman, makanya akhirnya memutuskan untuk dioperasi saja.

Operasi berjalan kira-kira 45 menit. Bius lokal. Pemotongan tumornya dari jaringan sekeliling dilakukan dengan kauterisasi. Kalau tidak salah itu namanya, memotong dengan dibakar menggunakan alat semacam solder. Sejujurnya saya agak takut membayangkan ada bagian tubuh saya yang disayat, dibuka, lalu ada jaringan di dalamnya yang diambil. Memang tidak terasa karena sudah dibius, tapi masih ada rasa ditarik sana sini sewaktu dioperasi. Bagi pembaca yang akan dioperasi, saran saya tidak perlu kuatir. Dokter bedah sudah cukup terlatih untuk melakukan prosedur ini, yang termasuk bedah kecil dan sederhana.

Berapa besar ukuran tumor yang dikeluarkan dari tubuh saya? Kira-kira lebih besar dari telur puyuh, tapi lebih kecil dari telur ayam yang kecil. Bentuknya seperti telur. Ternyata setelah "dipelihara" hampir 10 tahun, ukurannya menjadi sebesar itu.

Sekarang rasanya tidak terlalu mengganggu, hanya ngilu kalau ditekan. Untuk duduk paling terasa. Semoga besok sudah tidak terlalu ngilu, karena rencananya saya mau masuk kerja lagi :-)

2008-02-20

tidak bisa menghapus file di Windows XP?

Pernahkah anda mendapati suatu file yang tidak dapat dihapus di Explorer Windows XP? Pesan yang ditampilkan kira-kira "cannot read from source file/disk".

Kemarin saya mendapati keadaan ini dan untungnya Google bisa memberi informasi yang dibutuhkan. Solusinya ternyata mudah dan mengembalikan kita ke zaman DOS.

Buka command prompt (cmd.exe), lalu pergi ke folder/direktori di mana file bermasalah itu berada. Lalu ketik: dir /x /a awal_nama_file* . Misalnya: dir /x /a nam* untuk file yang terlihat bernama NamaFileIniPanjangJugaYa.txt. Perintah "dir" itu akan menampilkan nama file dalam bentuk pendek maksimal 8 karakter, misalnya NAMAFI~1.TXT. Dengan nama pendek ini kita seharusnya bisa menghapusnya dengan perintah: del namafi~1.txt.

Semoga bermanfaat.

2007-12-21

permainan teks

Saya suka sekali permainan yang satu ini. Semuanya dilakukan dalam bentuk teks. Jadi kita perlu mengetik dan membaca. Memang perlu penyesuaian waktu baru mulai, karena teks yang perlu dibaca bisa banyak sekali. Tapi lama-lama, kita bisa memperhatikan sebagian kecil teks saja, dan kalau kalian seperti saya, bisa sangat menikmati permainan ini.

Permainan ini dikategorikan RPG (Role Playing Game). Bentuknya MUD (Multi User Dungeon). Usianya cukup tua, hampir seusia internet, karena dulu yang bisa dikirim lewat internet secara efisien hanya berupa tulisan. Yang kita lakukan di server ini bisa beberapa hal: membaca dan menyelami cerita (sambil kita berinteraksi dengan lingkungan), membunuh mob (karakter komputer) sebanyak-banyaknya untuk mencari gold dan exp untuk naik level, mengumpulkan quest point sebanyak-banyaknya (ini perlu kesabaran tinggi), atau hanya chatting saja dengan pemain lain.

Semuanya tidak bisa saya jelaskan di sini. Silakan baca sendiri tentang Aardwolf.

Catatan: permainan ini hanya dalam bahasa Inggris.

permainan di IRC untuk komputer yang menganggur

Masih ingat IRC? Dulu waktu kira-kira internet baru mulai populer di Indonesia, IRC sangat digemari. Program-program bisa ditulis untuk melakukan sesuatu berdasarkan tulisan apa yang dikirimkan oleh pengguna IRC lain. Program-program macam ini dinamanya bot. Dari bot-bot ini, ada yang bisa mengirimkan file kepada yang meminta. Dari sana mulai berkembang file sharing lewat internet.

Tapi saya tidak akan membahas tentang berbagi file di sini. Yang akan saya bahas adalah permainan yang mana kita tidak boleh melakukan apa pun kecuali login dan meminta informasi tentang account kita sendiri. Permainan ini diatur oleh sebuah bot. Bila kita mengobrol lewat chatroom, maka kita akan dikenakan penalti nilai.

Lalu, di mana asiknya permainan ini? Saya tidak tahu. Yang saya tahu, saya cukup senang memainkannya di komputer yang menyala 24/7/365 dan koneksinya unlimited, melihat level saya naik. Ada beberapa kejadian lagi yang bisa mempengaruhi kecepatan naik level, semuanya tidak memerlukan campur tangan kita.

Untuk lebih jelasnya, silakan baca sendiri di sini.

2007-12-20

tips edit registry windows xp yang terserang virus lokal

Sekarang ini banyak beredar virus lokal yang sebenarnya tidak sulit untuk dibersihkan. Awalnya berkembang menyerang Microsoft Windows XP. Tetapi ternyata bisa juga mengganggu Microsoft Windows Vista.

Tulisan kali ini akan lebih memfokuskan pada tips pembersihan registry Windows XP menggunakan reg.exe yang berada di C:\Windows\system32. Program kecil ini juga tersedia di Windows Vista. Struktur registry XP dan Vista juga mirip, jadi pembersihan bisa dilakukan di keduanya.

reg.exe adalah program command line yang cukup berguna untuk mengedit registry. Sepertinya sekarang ini virus lokal masih belum memblokir akses ke program ini. Jadi edit registry masih bisa dilakukan dalam kondisi safe mode, belum perlu menggunakan CD boot seperti yang pernah saya singgung di sini.

Baiklah, kita mulai proses pembersihannya:
1. Boot ke dalam safe mode (tekan F8 setelah logo awal komputer muncul, bukan logo Windows). Pilih "Safe mode command prompt only".
2. Bila Explorer masih muncul (GUI muncul, bukan window command line saja) berarti ada bagian tertentu di registry yang sudah diganti oleh virus.
3. Pastikan window command line terbuka. Bila Start > Run... > cmd tidak bisa membuka window command line, coba dengan command.com. Bila masih tidak bisa, terpaksa menggunakan CD boot. Ini di luar bahasan tulisan ini.
4. Start > Run... > regedit tidak bisa dilakukan karena virus sudah mengunci fasilitas regedit ini.
5. Di command line, ketik reg /? untuk membaca panduan program reg.exe.
6. Command line memang cukup memakan waktu, jadi kita coba aktifkan dulu regedit. Ketik reg delete "HKLM\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\system\DisableRegistryTools"
7. Bila tidak berhasil, ketik reg delete "HKCU
\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\system\DisableRegistryTools"
8. Coba jalankan regedit

Bila regedit masih belum bisa dijalankan, mungkin ada program virus yang aktif, sehingga perubahan di registry langsung diubah lagi oleh program tersebut. Usahakan Task Manager bisa dijalankan untuk menghentikan program yang mencurigakan. Gunakan fungsi reg query untuk mencari tahu apakah ada key DisableTaskMgr yang mencegah Task Manager dijalankan.

Tips: bila semua program (file ber-extensi .exe) tidak bisa dijalankan, copy dulu reg.exe menjadi reg.eee misalnya (copy c:\windows\system32\reg.exe c:\windows\system32\reg.eee). Lalu jalankan reg.eee. Yang menyebabkan semua file .exe tidak bisa dijalankan adalah key "HKCR\exefile\shell\open\command" yang tidak berisi "%1" %*.

Silakan baca sendiri reg /? untuk mengetahui untuk apa saja reg.exe ini bisa digunakan. Semoga membantu.

2007-10-28

sedih...

Hari Senin pagi, pukul 6.15 tanggal 22 Oktober 2007, ibu mertua saya meninggal dunia.  Sedih memang, banyak orang bersedih, banyak orang menangis.  Tetapi begitulah kehidupan: ada yang dilahirkan, ada yang berulang tahun, ada yang menikah, ada yang melahirkan, ada yang bercerai, sampai akhirnya ada yang meninggal.

Bagi yang ditinggalkan, saya rasa hanya perlu mengenang masa-masa bahagia sewaktu masih bersama.

Saya terus teringat suatu nasehat entah dari siapa asalnya yang bunyinya kira-kira begini:
Sewaktu kamu dilahirkan, kamu menangis dan orang-orang di sekelilingmu tersenyum bahagia.  Berusahalah sehingga ketika kamu meninggal, kamu tersenyum bahagia dan banyak orang di sekelilingmu yang menangis.

Saya yakin tentu pembaca sekalian mengerti maksudnya.  Bukan senang karena kesedihan orang lain, melainkan telah menjalani hidup yang berguna bagi banyak orang, sehingga banyak orang yang merasa kehilangan ketika kita meninggal.

Selamat berbahagia di surga, Mami.  Mami sudah menang!

2007-08-12

matinya budaya antri

Seperti judul blog ini, saya tinggal di Jogja, yang kata orang Kota Pelajar (berhubung banyak sekali sekolah tinggi di kota ini mungkin). Asosiasi seharusnya adalah Kota Pelajar dipenuhi oleh para pelajar, setuju?

Pendapat saya kali ini adalah tentang hebatnya pemakai jalan di Jogja, terutama pengendara sepeda motor. Mereka hebat, karena sepertinya adalah suatu dosa besar untuk menggunakan rem. Bila ada mobil di depan mereka, tidak peduli melaju selaju apapun, harus didahului. Mendahului adalah dengan menggunakan tempat kosong seadanya, tidak peduli dari sebelah kanan atau kiri mobil yang didahului.

Kehebatan yang lain adalah cara memelihara sepeda motornya. Kaca spion ada dan terpasang semata-mata hanya untuk menghindari tilang polisi. Kaca spion tidak perlu digunakan, karena itu bila perlu kaca dihadapkan ke jalan saja daripada mengganggu 'kecantikan' motornya. Tidak perlu melihat keadaan jalan di belakang, karena pengendara di belakanglah yang seharusnya melihat pengendara motor.

Lampu depan dan belakang adalah aksesoris semata. Bila rusak, tidak mengapa. Karena pada malam hari, pengendara lainlah yang perlu melihat pengendara motor dengan lampunya sendiri. Atau, supaya merasa puas, bisa dipasang lampu putih super-terang untuk lampu belakang, lampu depan boleh mati. Dengan demikian, ada rasa puas karena pengendara di belakang bisa kesilauan melihat lampu belakang motor yang super-terang.

Lampu sein juga aksesoris. Demi kesopanan, bila hendak pindah jalur atau belok atau berhenti, tanganlah yang perlu dilambaikan. Bila tangan sudah dilambaikan, otomatis pengendara lain wajib mengikuti maunya pengendara motor.

Bila sampai di lampu merah, motor harus berada di paling depan. Kalau sudah ada mobil di paling depan, motor harus berada sedekat mungkin di samping mobil. Mengambil jalur lain tidak apa-apa, karena motor harus berada di paling depan. Mungkin kalau keberatan di belakang bus, yang knalpotnya tidak pernah dipelihara, saya bisa memahami karena saya juga tidak suka berada di belakang bus. Tapi di belakang kendaraan biasa apakah salah?

Tidak ada istilah pengendara motor melakukan kesalahan. Bila pengendara motor menyenggol mobil, pengendara mobillah yang salah. Pokoknya motor adalah raja jalanan, tidak ada yang boleh menyalahkan motor!

Mungkin ada yang berpendapat, karena statusnya pelajar, berarti masih banyak yang harus dipelajari. Termasuk mempelajari etiket berlalu lintas, sopan santun, tata krama, dan segala sesuatu yang baik secara umum. Berhubung masih belajar, jadi berlaku yang tidak baik harus bisa diterima, kan masih belajar...

Lalu, bagaimana bila pengendara motor mendapat kesempatan menjadi pengendara kendaraan lain? Sifatnya serta-merta dibawa. Jadi, bus/mobil kalau sampai di lampu merah harus selalu paling depan, kalau perlu ambil jalur arah sebaliknya. Kalau ada mobil di depan, harus selalu didahului. Dan seterusnya... Hasilnya adalah matinya budaya antri dan selamat tinggal kenyamanan berkendaraan di Kota Pelajar.

sedikit trik untuk Nokia N73

Saya pemakai ponsel Nokia N73. Bagi anda pemakai N73, mungkin kadang merasa terganggu dengan lampu biru kecil yang berkedip ketika N73 memasuki mode deep sleep. Mungkin cara ini bisa dipakai untuk mengurangi intensitas cahaya biru tersebut.

Pertama, faceplate harus dibuka/dilepaskan. Caranya adalah memulai dari bagian bawah, gunakan kuku atau kartu tipis yang agak keras, lalu melingkar mengelilingi faceplate sampai terlepas. Jangan terlalu dipaksakan, tapi juga tidak perlu terlalu kuatir, karena plastiknya cukup lentur dan kuat.

Setelah faceplate terlepas, siapkan segumpal kapas kecil untuk diletakkan di bagian lampu biru di bagian atas ponsel. Gunakan kapas secukupnya saja. Saya menggunakan kapas karena lembut dan cukup bisa 'meredam' cahaya yang dipancarkan tersebut. Saya tidak ingin menghilangkan seluruh sinar lampu karena cukup berguna untuk indikator bahwa ponsel masih hidup. Faceplate bisa dipasang kembali dan bandingkan hasilnya dengan sebelumnya. Bila masih terlalu terang, tambahkan kapas.

Semoga berguna...

Edit (19 Agustus 2007, 14:56): Setelah saya coba sendiri dan mengingat-ingat hasil browsing beberapa waktu lalu, ternyata lubang tempat lampu biru berkedip itu juga merupakan sensor banyaknya cahaya di sekitar ponsel. Sensor itu bekerja untuk memberi tahu ponsel perlu atau tidak menyalakan lampu-lampu di bawah keypad. Jadi, bila sensor tertutup kapas, lampu di bawah keypad akan menyala terus biarpun ponsel digunakan di bawah sinar langsung. Untuk menghemat batere, tentunya tip di atas sebaiknya tidak dilakukan. Tetapi bila sinar lampu biru yang berkedip itu dirasakan sangat mengganggu, apa boleh buat...